Selasa, 01 Mei 2012

Kalenderwak Bangkit!

Aspirasi dari masyarakat kalenderwak mengenai Masa Depan Kepemimpinan Karangsari.



Sudah saatnya kandidat Kepala Desa (Kades) pro masyarakat:

  1. Berfikir positif dan menganggap masyarakat itu cerdas,
  2. Kebijakan yang diputuskan hasil kompromi dengan masyarakat,
  3. Menampilkan kepemimpinan partisipatif,
  4. Sadar bahwa pemimpin adalah khodimul ummah/pelayan masyarakat, dan
  5. Manusia terbaik yang paling bermanfaat untuk sesama,
  6. Pemimpin berorientasi mensejahterakan rakyat...
Dari rakyat yang sayang kepada pemimpin..

Wahyudin, NS
Mayarakat karangsari
Selanjutnya »»

Senin, 30 April 2012

RAPAT AKBAR MASYARAKAT KARANGSARI CIKARANG TIMUR

DOKUMENTASI PENOLAKAN RENCANA PEMBANGUNAN PABRIK
 LIMBAH BERACUN B3 DI KAMPUNG KALENDERWAK DESA KARANGSARI
CIKARANG TIMUR - BEKASI

Kendaraan perwakilan dari PT.MJP
dengan aksesoris spanduk PENOLAKAN! 

Suasana Balai desa Karangsari dalam sosialisasi rencana pendirian
Pabrik Limbah Beracun I


Suasana Balai desa Karangsari dalam sosialisasi rencana pendirian
Pabrik Limbah Beracun II

Reaksi masyarakat terhadap rencana pendirian pabrik limbah beracun
di Kalenderwak Karangsari Cikarang Timur






Video penolakan warga kampung Kalenderwak desa Karangsari
terhadap rencana pembangunan PABRIK LIMBAH BERACUN B3
Selanjutnya »»

Seputar Asbes



 Asbestos Media Competition : Lomba Foto Asbes 2011  

  INA-BAN (Indonesia Ban Asbestos Network) menyelenggarakan:
  "ASBESTOS MEDIA COMPETITION"


(material asbes digunakan sebagai penutup sumur warga)




(pemulung di lokasi pembuangan limbah asbes)


(pemulung di lokasi pembuangan limbah asbes)


(pemulung di lokasi pembuangan limbah asbes)


(pemulung di lokasi pembuangan limbah asbes)


(pegawai bengkel dan rem ban motor yang mengandung material asbes)


(Asbes di lingkungan pemukiman warga)


(Asbes di lingkungan pemukiman warga)


(Asbes di lingkungan sekolah warga)


(anak-anak di lingkungan pembuangan limbah kapal yang mengandung material asbes)
(Atap asbes di lingkungan pasar)

  Keterangan: poster dan poto adalah Koleksi LION Indonesia dan beberapa diambil dari berbagai sumber 
 http://asbestos-mediacompetition.blogspot.com/2011_06_01_archive.html


Selanjutnya »»

Sabtu, 31 Maret 2012

Waspada Asbes di sekitar kita


Asbes biasa dikenal di pasaran terutama digunakan untuk bahan baku atap rumah, untuk bahan baku rem dan piranti tahan api.

Dalam perkembangannya, ternyata diketahui bahwa asbes sangat berbahaya. Dari sejumlah pengalaman, penggunaan asbes sebagai bahan bangunan telah banyak menimbulkan korban. Di Jepang saja, akibat menghirup udara yang tercemar asbes, 500 orang meningal dunia (1995). Jumlah ini meningkat menjadi 878 orang pada tahun 2003. Dan hingga saat itulah, pemerintah Jepang melarang segala bentuk bangunan dengan menggunakan bahan baku asbes. Dan dibeberapa Negara di Eropa, di tahun 80-an mulai melarang Asbes sebagai bahan baku pembangunan rumah atau gedung yang akan di huni oleh manusia. Hal tersebut diikuti oleh banyak negara lain seperti amerika, swedia, islandia dan banyak negara lainnya.

Apakah Asbes itu ?
asbes adalah bentuk serat mineral silika yang termasuk dalam kelompok serpentine ( krisotil yang merupakan hidroksida magnesium silikat dengan komposisi Mg6(OH)6(Si4O11) H2O),
dan amphibole dari mineral-mineral pembentuk batuan, termasuk: actinolite, amosite
(asbes coklat, cummingtonite, grunnerite), anthophyllite, chrysotile (asbes putih),
crocidolite (asbes biru), tremolite, atau campuran yang sekurang-kurangnya
mengandung salah satu dari mineral-mineral tersebut.

debu asbes adalah partikel-partikel asbes yang beterbangan/ bertebaran di udara atau
partikel-partikel asbes terendap yang dapat terhambur ke udara sebagai debu di
lingkungan kerja.

Serat asbes dapat terhirup adalah partikel asbes berdiameter kurang dari 3 um dan
yang panjangnya sekurang-kurangnya tiga kali panjang diameternya.

Debu Asbes dapat mengkontaminasi melalui:
(a) operasi penambangan atau penggilingan;
(b) pengolahan bahan-bahan yang mengandung asbes atau akibat pembuatan/ produksi
barang-barang yang mengandung asbes;
(c) pemakaian atau penggunaan barang-barang hasil produksi yang mengandung asbes;
(d) kegiatan membongkar, membuka, mencopoti, memperbaiki kerusakan (reparasi) atau
merawat barang-barang hasil produksi yang mengandung asbes;
(e) kegiatan menghancurkan dan merubuhkan bangunan pabrik atau bangunan lainnya
yang mengandung bahan-bahan berasbes;
(f) kegiatan memindahkan (transportasi), menyimpan dan kegiatan yang menyebabkan
timbulnya kontak atau sentuhan fisik dengan asbes atau bahan-bahan yang
mengandung asbes;
(g) kegiatan-kegiatan lain yang menimbulkan resiko terkena debu asbes yang ada di
udara.

Apakah bahaya asbes?
Bahaya kesehatan yang ditimbulkan debu asbes:
(a) asbestosis: fibrosis (yang menimbulkan penebalan dan luka gores pada paru-paru);
(b) kanker paru-paru: termasuk kanker batang tenggorokan;
(c) mesothelioma: kanker pada bagian lain saluran pernapasan seperti kanker pleura atau
peritoneum.
Debu asbes juga dapat menyebabkan penebalan pleura di sana sini (diffuse pleural
thickening) dan timbulnya lapisan plak pleura (circumscribed pleural plaques) yang dapat
mengarah pada pengapuran.
Serat asbestos yang terhirup akan masuk ke dalam paru dan menimbulkanjaringan ikat, peradangan, serta perlengketan pada paru.

asbestosis
Penderita akan mengeluhkan adanya batuk, penurunan berat badan, sesak napas pada saat beraktivitas. Bahkan bila telah lanjut, pada saat istirahat pun dapat terjadi sesak. Yang membahayakan adalah sesak napas terus memburuk meskipun penderita dijauhkan dari paparan asbes.

Proses keracunan Asbes tidak terjadi secara seketika, racun Chrysotile akan menyerang manusia secara akumulatif, proses terinfeksi Chrysotile akan memicu terjadi kanker pada manusia dalam waktu puluhan tahun kemudian. Setelah 15 tahun pemaparan, asbestosis dapat mengakibatkan timbulnya tumor ganas pleura (= Mesothelioma). Tumor ini kebal terhadap berbagai macam terapi dan prognosisnya sangatlah buruk.

Siapa saja yang beresiko terkena paparan Asbes?
Mereka yang beresiko tinggi terkena penyakit ini adalah mereka yang bekerja pada: pabrik pembuatan pipa, pengelasan industri, konstruksi dan bangunan kapal. Juga termasuk mereka yang menggunakan asbes sebagai atap rumah dan bahan yang mengandung asbes.
Jadi, mulai sekarang, hendaklah kita waspada dan menghindari terjadinya paparan asbes yang akan berakibat buruk pada kesehatan kita.

www.rumahkusorgaku.wordpress.com
www-ilo-mirror.cornell.edu
rumahkiri.net
www.tanyadokteranda
Selanjutnya »»

Selasa, 27 Maret 2012

BAHAYA PENGGUNAAN ASBES


 

Beberapa negara di dunia menerapkan regulasi khusus tentang penggunaan asbes sebagai atap rumah. Hal ini dilakukan karena asbes bisa menjadi penyebab berbagai penyakit yang cukup berbahaya bagi manusia. Beberapa jenis fiber yang terkandung dalam serat asbes bisa memicu timbulnya kanker. Apa yang membuat asbes berbahaya bagi manusia? Bagaimana solusi agar yang terlanjur menggunakan asbes bisa meminimalisir dampak penyakit tersebut? Bagaimanakah solusi terbaik?
Mengenal Asbes
Asbestos (selanjutnya akan saya sebut asbes), merupakan gabungan enam mineral silikat alam. Asbes biasa digunakan sebagai atap rumah karena memiliki beberapa keuntungan, diantaranya:

  1. Mudah didapatkan.
  2. Harganya murah.
  3. Bobotnya ringan.
  4. Pengerjaannya lebih mudah.
  5. Tahan terhadap panas, kedap suara, kedap air (cocok digunakan sebagai atap).
Karena sifatnya yang cukup “ampuh” menghadapi berbagai kondisi, asbes bisa digunakan juga sebagai isolator panas. Rumah beratap asbes pun akan terasa sejuk karena asbes memiliki sifat tidak menyerap panas, tidak kalah dengan genteng tanah liat.
Sering kita lihat di toko bangunan, ada 2 macam jenis asbes, yaitu asbes gelombang (biasanya untuk atap) dan asbes flat (bisa digunakan untuk plafond).

Bahaya Asbes

Asbes tersusun dari fiber-fiber mineral alami. Namun kenyataannya, beberapa jenis fiber yang terkandung dalam asbes bisa membahayakan manusia. Asbes terdiri dari serat-serat yang sangat tipis, bahkan lebih tipis dari rambut manusia. Serat-serat ini bila terhirup paru-paru tidak akan bisa dikeluarkan oleh tubuh. Serat ini akan menetap dengan tenang didalam paru-paru, dan secara perlahan akan memunculkan berbagai penyakit bagi manusia.
Berbagai penyakit bisa timbul karena adanya fiber di dalam paru-paru, misalnya penyakit Asbestosis, Mesothelioma, hingga Kanker.
Karena bahayanya ini, beberapa negara mengatur regulasi khusus tentang penggunaan asbes sebagai bahan bangunan. Bahkan, The European Union melarang pemakaian semua jenis asbes, termasuk ekstraksi, pembuatan, hingga pengolahan produk asbes. Negara-negara maju membuat undang-undang tentang penggunaan asbes, misalnya Australia, Brazil, Kanada dan banyak negara lainnya. Daftar lengkap negara yang mengatur penggunaan asbes bisa dilihat di Wikipedia.

Apakah Semua Asbes Berbahaya

Sebenarnya, asbes membahayakan tubuh, bila ada bagian yang rusak. Bagian yang rusak ini akan menyebabkan serat yang menyusun asbes terlepas ke udara. Serat tipis yang beterbangan di udara dan terhirup manusia itulah yang membahayakan.
Faktanya, kita tidak pernah peduli jika ada bagian asbes yang rusak. Pemotongan asbes saat pemasangan pun merusak asbes, artinya memotong asbes menyebabkan serat asbes terlepas.

Faktanya

Peringatan maupun regulasi tentang bahaya asbes umumnya sudah diketahui oleh para engineer, kontraktor, arsitek, maupun semua yang pernah terlibat dalam proyek konstruksi. Sayangnya, banyak masyarakat awam yang belum mengenal betul (bahkan ada yang sama sekali tidak tahu) bahaya penggunaan asbes. Di toko bahan bangunan, asbes juga masih dijual dengan bebas. Dengan kata lain, tidak sulit kalau kita ingin membeli asbes dan menggunakannya sebagai bahan bangunan.

Terlanjur Menggunakan, Ini Solusinya!

Kalau terlanjur menggunakan asbes, kita bisa meminimalkan dampak serat yang terlepas dari asbes dengan langkah-langkah:
  1. Gunakan plafond untuk mencegah debu dan serat asbes jatuh ke dalam rumah.
  2. Ganti asbes setiap 5 tahun sekali, walaupun tidak ada tanda-tanda rusak. Atau segera ganti bila sudah terlihat rusak.
  3. Saat mengerjakan asbes, baik memotong atau memasang di rangka atap, selalu menggunakan masker.
  4. Buat ventilasi yang baik di dalam rumah. Aliran udara yang baik akan mengalirkan debu berbahaya keluar dari rumah.
Kalau belum terlanjur menggunakan, pakai alternatif yang lebih baik untuk kesehatan, misalnya memanfaatkan material lain yang tidak berbahaya. Genteng tanah adalah pilihan bagus, atau bisa menggunakan fiberglass yang relatif lebih murah dibanding genteng tanah. Produk inovasi baru juga bisa digunakan, seperti Atap Baja.
Di pasaran juga sudah terdapat material pengganti sebagai alternatif asbes yaitu :
  • Kalsiboard (serat selulosa, silika, zat aditif, semen, dan air)
  • Ardex (serat sintetis, serat selulosa, zat aditif, semen, dan air)
  • Seng Eternit (serat sintetis, serat selulosa, zat additif, semen, dan air)
Tips bagi yang ingin membangun rumah, utamakan kesehatan pengguna rumah. Gunakan material yang tidak berbahaya. Biasanya material yang sering membahayakan bagi kesehatan pemilik rumah adalah cat dan atap. Oleh karena itu, pilihlah yang berkualitas, pilih yang dipercaya banyak orang, pilih yang tidak membahayakan kesehatan. Karena, kesehatan jauh lebih mahal daripada harga material bangunan…

http://www.infobangunan.com/artikel/59-material/213-bahaya-penggunaan-asbes.html
Sumber: aji kurniawan:www.tekniksipil.blog.uns.ac.id,struktur-rumah, P2KP, dan sumber lainnya.
Selanjutnya »»